Seminar Pendidikan Karakter Generasi Z pada Era Digital bagi Peserta Didik di SMP Amanatulloh Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.32478/8bn5jp30

Authors

  • Atiqatul Musyarofah Universitas Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi -  Indonesia
  • Fathi Hidayah Universitas Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi -  Indonesia
  • Anis Fauzi Universitas Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi -  Indonesia
  • Meliantina Universitas Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi -  Indonesia
  • Fatqu Rofiqoh Dewi Institut Agama Islam Hasannudin Pare Kediri -  Indonesia

Keywords:

Pendidikan Karakter, Era Digital, Generasi Z

Abstract

Abstract

Character education is currently very important for the younger generation, as they will become the benchmark for the success of national development. Whether acknowledged or not, the character of today’s youth has recently experienced significant moral degradation. This community service activity was conducted in collaboration with users through a triangular model, in which the functions of research, counseling, and users are interconnected, forming a reciprocal triangular relationship. The model implemented in the field consists of four stages: action/experience, reflection, integration, and planning. As an operational process, the activity emphasizes pragmatism, beginning with identifying, understanding, and solving real problems, followed by reflection. The results of this community service activity indicate an increase in students’ understanding and awareness at SMP Amanatulloh Banyuwangi regarding the importance of character education for Generation Z in the digital era, as well as encouraging its application in daily life.

Keywords: Character Education, Digital Era, Generation Z

Abstrak

Pendidikan karakter saat ini sangat penting untuk generasi muda, karena generasi muda akan menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan bangsa.  Diakui ataupun tidak bahwa karakter generasi muda akhir-akhir ini banyak mengalami kelunturan yang sangat dahsyat. Kegiatan pengabdi ini bekerjasama dengan pengguna dengan model triangular yaitu antara fungsi penelitian, penyuluhan, dan pengguna terjadi saling hubungan, sehingga membentuk segitiga hubungan timbal balik (triangular). Model yang diterapkan dilapangan, meliputi empat langkah, yaitu: aksi/mengalami, refleksi, integrasi, dan perencanaan. Sebagai proses kegiatan operasionalnya menekankan pragmatisme yang dimulai dari mengidentifikasi, memahami, dan memecahkan masalah riil, lalu merefleksikannya lagi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta didik SMP Amanatulloh Banyuwangi tentang pentingnya pendidikan karakter bagi Generasi Z di era digital, serta mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kata kunci: Pendidikan Karakter, Era Digital, Generasi Z.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Atiqatul Musyarofah, Universitas Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

    jurnal

References

Ardiyanti, S., & Khairiah, D. (2021). Hakikat Pendidikan Karakter Dalam Meningkatkan Kualitas Diri Pada Anak Usia Dini. BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 1(2), 167–180.

Atika, N. T., Wakhuyudin, H., & Fajriyah, K. (2019). Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter membentuk karakter cinta tanah air. Mimbar Ilmu, 24(1), 105–113.

Fellang, I. (2023). Fitrah Perspektif Hadist dan Implikasinya terhadap Konsep Pendidikan: Fitrah in Hadith Perspective and Its Implications for the Concept of Education. Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman, 4(1), 49–60.

Firda Aulia, Inna firdan Choirun Habibah, Nur Hayati Amalia, Moch. Falihul Hilmi, Moch. Andi Maulana Islam, Miftahul Abdul Lathif, & Subekti, M. Y. A. (2024). Pelatihan Public Speaking dan Pengasahan Rasa Percaya Diri. Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 161–167. https://doi.org/10.32478/n5q75538

Hidayah, F., & Muttaqin, A. I. (2022). PAHAM KEISLAMAN TRANSNASIONAL DI KALANGAN PELAJAR SMA. ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1–9.

Mulyani, E. (2011). Model pendidikan kewirausahaan di pendidikan dasar dan menengah. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 8(1).

Munawwaroh, A. (2019). Keteladanan sebagai metode pendidikan karakter. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 141.

Musyarofah, A., Sudarsri Lestari, Mufidah Yusroh, Anis Hidayati MS, & Nurul Fatimah. (2025). Pendampingan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Desa Kenjo Banyuwangi. Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 83–93. https://doi.org/10.32478/gdjrwv95

Oktarina, R., Fitria, Y., Ahmad, S., & Zen, Z. (2023). Development of STEM-Oriented E-modules to improve science literacy ability of elementary school students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(7), 5460–5465.

Prasetyo, D., Marzuki, M., & Riyanti, D. (2019). Pentingnya pendidikan karakter melalui keteladanan guru. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS Dan PKN, 4(1), 19–32.

Ritonga, T. (2022). Pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda. Jurnal ADAM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–6.

Rofi’i, M. A., & Amelia, S. A. (2023). PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN PROGRAM LDK (LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN) PENGURUS ORGANISASI PELAJAR PONPES AL-ISHLAH (OPPI) SENDANGAGUNG PACIRAN LAMONGAN. Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 118–127. https://doi.org/10.32478/ngabekti.v1i2.2050

Susanto, A. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini: pengantar dalam berbagai aspeknya. Kencana.

Zakaria, M., & Arumsari, D. (2018). Jeli Membangun Karakter Anak. Bhuana Ilmu Populer.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Seminar Pendidikan Karakter Generasi Z pada Era Digital bagi Peserta Didik di SMP Amanatulloh Banyuwangi. (2025). Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 154-162. https://doi.org/10.32478/8bn5jp30

Similar Articles

21-30 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.