Pelatihan Pembuatan Batik Cap bagi Santriwati Untuk Menanamkan Nilai Kreativitas dan Kecintaan Budaya Lokal di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban

DOI:

https://doi.org/10.32478/vhp8my67

Authors

  • Dwi Aminatus Sa'adah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban -  Indonesia
  • Misbahul Huda Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban -  Indonesia
  • Ziana Dhurrotul Ainiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban -  Indonesia
  • Agus Fathoni Prasetya Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban -  Indonesia
  • Anikmah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban -  Indonesia

Keywords:

Batik Cap, Nilai Kreativitas, Kecintaan Budaya

Abstract

Abstract

This community service initiative was motivated by the limited access of female students at the Darul Ma'arif Islamic Boarding School in Tuban to local creative and cultural activities, as well as the suboptimal use of cardboard waste as a learning medium. This activity aims to increase creativity, love for local culture, and ecological awareness through training in making stamped batik from recycled cardboard. The approach used was Participatory Action Research (PAR) with a participatory-educational strategy through stages of socialization, technical training, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed an increase in knowledge and skills in batik making, the growth of creativity and cooperation, and the emergence of a group of female students who are ready to become drivers of cultural activities at the Islamic boarding school. In conclusion, this program effectively empowers female students and supports the preservation of local culture while utilizing waste productively.

Keywords: Stamped Batik, Values ​​of Creativity, Love of Culture.

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya akses santri putri di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban terhadap aktivitas kreatif dan budaya lokal, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kardus sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, kecintaan terhadap budaya lokal, dan kesadaran ekologis melalui pelatihan pembuatan batik cap berbahan kardus daur ulang. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan strategi partisipatif-edukatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan batik, tumbuhnya kreativitas dan kerja sama, serta munculnya kelompok santri putri yang siap menjadi penggerak kegiatan budaya di lingkungan pesantren. Kesimpulannya, program ini efektif dalam memberdayakan santri putri serta mendukung pelestarian budaya lokal dengan memanfaatkan limbah secara produktif.

Kata kunci: Batik Cap, Nilai Kreativitas, Kecintaan Budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Firmiana, Ratna. Budaya Lokal Dalam Pembelajaran Kreatif Remaja. Pustaka Nusantara, 2025.

Freire, Paulo. Pedagogy of the Oppressed. Continuum, 1970.

Hidayat, A. “Pendidikan Budaya Sebagai Fondasi Pembentukan Identitas Remaja.” Jurnal Pendidikan Karakter 12, no. 1 (n.d.): 45–56.

Ife, Jim. Community Development in an Uncertain World: Vision, Analysis and Practice. Cambridge University Press, 2013.

Kemmis, S, Mc Taggart R. Participatory Action Research: Communicative Action and the Public Sphere. In N. The Sage handbook of qualitative research, 2005.

Kolb, David. Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Hall, 1984.

Pujiati, Lilis, Sari Nurul. “Implementasi Gaya Hidup Zero Waste Dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Peserta Didik.” Jurnal Ekopedagogi Indonesia 5, no. 2 (2025): 112–20.

Rahmawati, Sri. “Modal Sosial Masyarakat Dan Keberhasilan Program Pemberdayaan Berbasis Budaya.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani 4, no. 1 (2023): 25–34.

Sa’adah, Huda, and Anikmah. “Pendampingan Orang Tua Dan Anak Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Kolase Mamamia Di Tk Ihyaul Ulum Lamongan.” Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. 1 (2025): 27–35. https://doi.org/10.32478/pnkxhy84.

Sedyawati, Edi. Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni, Dan Sejarah. RajaGrafindo Persada, 2014.

Sulaiman, Faisal. “Tantangan Pengembangan Seni Dan Kreativitas Di Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 6, no. 2 (2021): 134–45.

Supriyatna. “Literasi Budaya Generasi Muda Dalam Era Digital.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 6, no. 2 (2020): 134–45.

Wigati, Rina, Wiyani Novan Ardy. “Pemanfaatan Bahan Daur Ulang Dalam Pembelajaran Kreatif Anak Usia Dini.” Jurnal PAUD Terapan 4, no. 1 (2020): 78–86.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Pelatihan Pembuatan Batik Cap bagi Santriwati Untuk Menanamkan Nilai Kreativitas dan Kecintaan Budaya Lokal di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban. (2025). Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 194-204. https://doi.org/10.32478/vhp8my67