PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Character Edication Based on Local Wisdom

DOI:

https://doi.org/10.32478/xg1dee38

Authors

  • Nur’aini Institute Attaqwa K.H Noer Alie Bekasi -  Indonesia
  • Syamsul Aripin Institute Attaqwa K.H Noer Alie Bekasi -  Indonesia

Keywords:

Budaya Bangsa , Kearifan Lokal , Kurikulum Merdeka , Kurikulum Nasional , Pendidikan Karakter

Abstract

Character education is an essential part of sustainable national development. Local wisdom, as part of the nation's culture, embodies noble values that shape future generations' character. This article examines integrating local wisdom values into character education within the national education system. Using a qualitative approach and literature review, it was found that values such as Gotong Royong (Javanese, Sundanese), Siri' na Pacce (South Sulawesi), Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (West Sumatra), Pela Gandong (Maluku), Tepa Selira (East Nusa Tenggara), and Tri Hita Karana (Bali) can be incorporated into the curriculum. These values help shape traits such as Cooperation, Care, Empathy, Deliberation, Brotherhood, Tolerance, and Forbearance. Integrating local wisdom requires collaboration among families, schools, and communities. Educators, policymakers, and community leaders are urged to collaborate on a national curriculum based on local wisdom. By doing so, Indonesia can equip its future generations for the challenges of the global and digital era.

Pendidikan karakter merupakan bagian esensial pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Sebagai bagian budaya bangsa, kearifan lokal menyimpan nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan dasar dalam pembentukan karakter generasi bangsa. Artikel ini bertujuan mengkaji integrasi nilai-nilai kearifan lokal ke dalam pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional. Dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi pustaka, ditemukan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti Gotong Royong (Jawa, Sunda), Siri' na Pacce (Sulawesi Selatan), Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (Sumatera Barat), Pela Gandong (Maluku), Tepa Selira (Nusa Tenggara Timur) hingga Tri Hita Karana (Bali), dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan nasional untuk membentuk karakter terpuji seperti Kerjasama, Kepedulian, Empati, Musyawarah, Persaudaraan, Tenggang Rasa dan Toleransi. Namun, integrasi nilai-nilai kearifan lokal ke dalam kurikulum nasional, membutuhkan kolaborasi antara komponen keluarga, sekolah dan masyarakat. Implikasi artikel adalah rekomendasi penyusunan kurikulum nasional berbasis kearifan lokal secara kontekstual, agar mampu menjawab tantangan pendidikan karakter di era global dan digital.

Kata Kunci : Budaya Bangsa; Kearifan Lokal; Kurikulum Merdeka; Kurikulum Nasional; Pendidikan Karakter.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Nur’aini, Institute Attaqwa K.H Noer Alie Bekasi

    Pendidikan Agama Islam

  • Syamsul Aripin, Institute Attaqwa K.H Noer Alie Bekasi
    Pendidikan Agama Islam

     

     

References

Gunawan, H. (2012). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Alfabeta.

Haryatmoko. (2016). Etika Politik dan Kekuasaan. Gramedia.

Kemdikbud. (2017). Panduan Penguatan Pendidikan Karakter. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Megawangi, R. (2004). Pendidikan Karakter untuk Membangun Bangsa. Indonesia Heritage Foundation.

Mulyasa, E. (2012). Manajemen Pendidikan Karakter. Bumi Aksara.

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Bumi Aksara.

Rahyono, F. X. (2009). Kearifan Lokal dalam Perspektif Budaya. Balai Pustaka.

Suyanto, S. (2010). Urgensi Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1– 13.

Suyatno. (2014). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 121–136.

Tilaar, H.A.R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grasindo.

Wibowo, A. (2013). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Pustaka Pelajar.

Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Kencana.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL: Character Edication Based on Local Wisdom. (2026). TA’LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 1-11. https://doi.org/10.32478/xg1dee38

Similar Articles

1-10 of 148

You may also start an advanced similarity search for this article.