CHARACTER EDUCATION OF SANTRI FROM THE PERSPECTIVE OF QADIRIYYAH WA NAQSYABANDIYYAH AL UTSMANIYYAH SUFISM

Pendidikan Karakter Santri Perspektif Tasawuf Qadiriyyah Wa Naqsyabandiyyah Al Utsmaniyyah

DOI:

https://doi.org/10.32478/f7rvg589

Authors

  • Aminatul Fattachil ‘Izza UIN Maulana Malik Ibrahim Malang -  Indonesia
  • Mufidah Ch UIN Maulana Malik Ibrahim Malang -  Indonesia
  • Mokhamad Yahya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang -  Indonesia

Keywords:

Asrori al-Ishaqi , Character Education , Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah , Sufism

Abstract

Karakter mejadi parameter individu dalam berpikir, berkata, serta berperilaku digadang sebagai solusi dari segala permasalahan sosial lingkungan melalui integritas kuat dalam reputasi setiap individu. Eksistensi pesantren digadang sebagai institusi pendidikan tradisional Indonesia yang adaptif dengan tantangan perubahan zaman, salah satunya melalui pendidikan karakter profetik-sufistik. Penelitian ini dikategorikan sebagai studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah strategis pendidikan karakter santri, yaitu menanamkan pemahaman moral (pengetahuan moral) yang membedakan antara yang baik dan yang buruk, memperkuat kesadaran dan kepekaan moral (perasaan moral), serta kebiasaan perilaku nyata (tindakan moral) berdasarkan motivasi internal dan keyakinan yang kuat. Proses ini diperkuat melalui praktik-praktik Sufi yang dapat diterapkan seperti muhasabah, mu'aqabah, mu’ahadah, dan mujahadah sebagai siklus perbaikan diri, serta riyadhah dan kebiasaan ibadah terstruktur dalam kehidupan pesantren.

Character, as an individual’s guiding principle in thought, speech and behaviour, is touted as the solution to all social and environmental problems through the strong integrity reflected in each individual’s reputation. Islamic boarding schools (pesantren) are regarded as traditional Indonesian educational institutions that have adapted to the challenges of changing times, one example being the prophetic-Sufi character education of the students. This research is categorised as a literature review. The results indicate that strategic steps in character education for students include instilling moral understanding (moral knowledge) that distinguishes between right and wrong, strengthening moral awareness and sensitivity (moral feelings), and fostering actual behavioural habits (moral actions) based on internal motivation and strong conviction. This process is reinforced through applicable Sufi practices such as muhasabah (reflection), mu’aqabah (punishment), mu’ahadah (commitment), and mujahadah (striving) as a cycle of self-improvement, as well as riyadah (spiritual discipline) and structured worship practices within the life of the Islamic boarding schools.

Keywords: Asrori al-Ishaqi; Character Education; Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah; Sufism.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Aminatul Fattachil ‘Izza, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

  • Mufidah Ch, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

  • Mokhamad Yahya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

References

Al-Hanafi, A. B. M. bin A. I. bin I. bin Y. A.-K. A.-B. (n.d.). التعرف لمذهب أهل التصوف. Darul Kutub Al-Ilmiyah. https://shamela.ws/book/6518

Al-Misri, K. A. al-F. J. bin T. al-A. (1977). الموفي بمعرفة التصوف والصوفي. Maktabat Dar al-‘Urubah li al-Nashr wa al-Tawzi‘. https://shamela.ws/book/97

Al-Mulk, A.-H. bin A. bin S. A. A. S. (n.d.). رسالة ضمن (مجموع في السياسة) (III). Muassasah Syabab Al-Jami’ah. https://shamela.ws/book/7227

Alansyari, R. (2021). Pendidikan Karakter Melalui Tasawuf Akhlaki Perspektif Al-Qur’an [Institute PTIQ Jakarta]. https://repository.ptiq.ac.id/id/eprint/475/

Ali, S. (2013). Mengawal Tradisi, Meraih Prestasi: Inovasi dan Aksi Pendidikan Islam. UIN-Maliki Press.

Amin, S. M. (2012). Ilmu Tasawuf (1st ed.). Amzah.

Arbi, A. (2024). PsikMuliono, W. A. (2020). Sosiologi Dakwah. Prenadamedia Group.ologi Komunikasi Dakwah. AMZAH.

Badrudin. (2015). Akhlak Tasawuf. IAIB Press.

BRIN. (2025). Peran Pesantren dalam Membentuk Moral, Karakter, dan Pemahaman Keagaman di Indonesia. https://www.brin.go.id/news/125492/peran-pesantren-dalam-membentuk-moral-karakter-dan-pemahaman-keagaman-di-indonesia

Burhanuddin, N. (2020). Prinsip Epistemologi Makrifat dalam Tasawuf bagi Penguatan Karakter. FUADUNA: Jurnal Kajian Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 04(02), 114–125. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30983/fuaduna.v4i2.3593

Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2020, 1–6. http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/32855

Ependi, N. H., Pratiwi, D., Ningsih, A. M., Kamilah, A., Wijayanto, P. W., Dermawan, H., Hutapea, B., Yusuf, M., Indarwati, Alamsyah, T., Sholikhah, N., Efendi, S., Subiantoro, & Wibowo, T. P. (2023). Pendidikan Karakter. PT Sada Kurnia Pustaka.

Fadilah, Rabi’ah, Alim, W. S., Zumrudiana, A., Lestari, I. widya, Baidawi, A., & Elisanti, A. D. (2021). Pendidikan Karakter. CV. Agrapana Media.

Gede Dipayana, I. (2025). Menag Nasaruddin Umar, Pesantren Adalah Cermin Kesantunan dan Kebijaksanaan Bangsa. 15 Oktober; Ditjen Bimas Hindu Kementrian Agama RI. https://bimashindu.kemenag.go.id/berita-pusat/menag-nasaruddin-umar-pesantren-adalah-cermin-kesantunan-dan-kebijaksanaan-bangsa-mhtUD

Harini, S. (2019). Tasawuf Jawa. Araska.

Hasbi, M. (2020). Akhlak Tasawuf (Solusi Mencari Kebahagiaan dalam Kehidupan Esoteris dan Eksoteris). TrustMedia Publishing.

Hidayat, D. R. (2014). Akhlak Sufi: Kajian Kitab Sirrul Asrar Karya Syaikh Abdul Qadir Jailani. Royyan Press.

Ishaqy, A. A. Al. (2015a). Untaian Mutiara dalam Ikatan Hati dan Jalinan Rohani terj. Al Muntakhobat fi Robithotil Qolbiyyah wa Shilatir Ruhiyyah (1st ed.). Al Wava.

Ishaqy, A. A. Al. (2015b). Untaian Mutiara dalam Ikatan Hati dan Jalinan Rohani terj. Al Muntakhobat fi Robithotil Qolbiyyah wa Shilatir Ruhiyyah (5th ed.). Al Wava.

Ishaqy, A. A. Al. (2015c). Untaian Mutiara dalam Ikatan Hati dan Jalinan Rohani terj. Al Muntakhobat fi Robithotil Qolbiyyah wa Shilatir Ruhiyyah (4th ed.). Al Wava.

Kemenko PMK. (2025). Konbes NU 2025 Soroti Kekerasan di Lembaga Pendidikan, Pemerintah Siap Dorong Grand Strategy Nasional. https://www.kemenkopmk.go.id/konbes-nu-2025-soroti-kekerasan-di-lembaga-pendidikan-pemerintah-siap-dorong-grand-strategy

Khoir, B. M. S. (2012). كتاب مفهوم تجديد الدين (1st ed.). Markaz At-Ta’shili lid Dirosati wal Buhuts. https://shamela.ws/book/17731

Muliono, W. A. (2020). Sosiologi Dakwah. Prenadamedia Group.

Munir, M., & Ilahi, W. (2021). Manajemen Dakwah (V). Kencana.

Mustaghfiroh, S., Nazar, T. H., & Safe’i, B. (2021). Etika Keutamaan dalam Akhlak Tasawuf Abdul Qadir Al-Jilani: Relevansinya dengan Pengembangan Karakter Manusia. Jurnal Islam Nusantara, 05(1), 23–37. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v5i1.241

Nasr, S. H. (2020). Tasawuf Dulu dan Sekarang terj. Living Sufism. IRCiSoD.

Rabat, K., Eid, S. E., & Tawab, M. A. A. (2009). الجامع لعلوم الإمام أحمد - العقيدة (3 (Ed.)). Dar Al-Falah. https://doi.org/https://shamela.ws/book/20879

Redaksi NUGres (2022). Kisah Dunia Sufistik dan Biografi KH. Achmad Asrori Al Ishaqy RA. https://www.nugresik.or.id/kisah-dunia-sufistik-biografi-kh-achmad-asrori-al-ishaqy-ra/

Sani, R. A., & Kadri, M. (2016). Pendidikan Karakter: Mendidik Karakter Anak yang Islami. Bumi Aksara.

Suteja. (2016). Tasawuf di Nusantara: Tadarus Tasawuf dan Tarekat. CV. Aksarasatu.

Syam, N. (2008). Transisi Pembaharuan: Dialektika Islam, Politik, dan Pendidikan. LEPKISS.

Thohari, H., Rais, I., & Nasma, T. (2006). Tumbuh Kembang Kecerdasan Emosi Nabi. Pustaka Inti.

Tilmasani. (2020). Filsafat Pendidikan Islam. Literasi Nusantara.

Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan (1st ed.). Kencana.

Zubaedi. (2015). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan (1st ed.). Kencana.

Zubaedi, & Utomo, P. (2021). Nilai Kerja dalam Pendekatan Tasawuf dan Pengaruhnya Sebagai Bimbingan Pribadi-Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Masyarakat Modern. Altifani: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, Dan Dakwah, 1(2), 99–112. https://doi.org/https://doi.org/10.32939/altifani.v1i2.912

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

CHARACTER EDUCATION OF SANTRI FROM THE PERSPECTIVE OF QADIRIYYAH WA NAQSYABANDIYYAH AL UTSMANIYYAH SUFISM: Pendidikan Karakter Santri Perspektif Tasawuf Qadiriyyah Wa Naqsyabandiyyah Al Utsmaniyyah. (2026). TA’LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 137-152. https://doi.org/10.32478/f7rvg589

Similar Articles

1-10 of 191

You may also start an advanced similarity search for this article.